Manfaat Hadiah Sebagai Bentuk Promosi

Promosi merupakan aktivitas marketing yang sudah biasa dilakukan oleh marketer.Namun bentuk promosi yang dapat dilakukan sungguh beragam. Salah satu bentuk promosi yang diulas dalam artikel manajemen kali ini adalah promosi yang mudah dilakukan oleh siapapun.

Promosi hadiah adalah bentuk promosi dengan memberikan sesuatu hadiah kepada konsumen. Promosi hadiah merupakan komponen penting dalam mempromosikan sebuah merek.Banyak benda yang dapat dijadikan hadiah atau souvenir promosi, antara lain : mug, pena, kaos, gantungan kunci dll, yang semuanya dapat diidentikkan atau dipersonalisasikan dengan merek, logo, atau motto perusahaan Anda.

Upaya ini dapat membangun keakraban dan kepercayaan dengan konsumen atau pelanggan Anda. Pemberian yang Anda lakukan akan diingat, semakin berkesan hadiah yang diberikan maka semakin tertanam di benak konsumen.

Tanpa disadari bila suatu saat konsumen membutuhkan suatu produk yang berhubungan dengan benda tersebut, maka merek yang yang paling berkesanlah yang muncul dibenaknya. Nah disinilah peran ‘keakraban merek’ bekerja mempengaruhi pilihan dan keputusan pembelian konsumen.


Semoga bermanfaat

Pinjaman Baik VS Pinjaman Buruk

Berutang tidak selamanya buruk, ada juga utang yang baik. Menurut Suze Orman, penulis buku Women & Money: Owning the Power to Control Your Destiny, beberapa jenis utang bisa dikategorikan sebagai pinjaman yang baik.

Nah yang termasuk pinjaman baik antara lain: pinjaman untuk membeli aset, seperti rumah atau hipotek, pendidikan atau pinjaman mahasiswa, pinjaman medis, serta utang bisnis. Sementara itu, pinjaman yang buruk adalah sejumlah uang yang dipinjam untuk membiayai keinginan atau aset depresiasi seperti mobil, rekening kartu kredit, ekuitas rumah, dan lain sebagainya.

Untuk mengetahui pinjaman tersebut baik atau tidak, Brad Stroh dari Bills.com, mengajukan beberpa syarat pinjaman yang dikategorikan sebagai pinjaman yang baik, yaitu:
  1. Utang harus dibatasi, tanpa kemampuan untuk terus meningkat. Sementara itu, akun bergulir seperti kartu kredit merupakan kebalikannya.
  2. Suku bunga utang harus stabil, pada tingkat yang masuk akal dan terprediksi.
  3. Utang harus memiliki jumlah pembayaran reguler yang mampu dikelola dalam anggaran, dan tepat waktu untuk menghindari denda keterlambatan pembayaran dan pinalti kenaikan tingkat suku bunga.
  4. Utang tersebut memiliki tujuan yang dianggap masuk akal oleh kebanyakan orang.
  5. Utang tersebut dikeluarkan untuk sesuatu yang beharga seperti membeli rumah atau berinvestasi.
Nah setelah mengetahui syarat-syarat pinjaman yang baik, mudah-mudahan dapat mengurangi kekuatiran diantara Kita yang takut berutang, dan menambah kehati-hatian bagi yang telah mempunyai kartu kredit menumpuk di dompet.

Wawancara Ekslusif Putra Nababan VS Barack Obama


Wawancara ekslusif antara Putra Nababan dari RCTI dengan Presiden Amerika Serikat Barack Obama di Washington tiba-tiba menjadi topic yang hangat di kalangan netter. Ya salut dengan RCTI dan Putra Nababan. Inilah kali pertama dan satu satunya jurnalis Indonesia yang bertemu langsung dan sekaligus melakukan wawancara ekslusif dengan Presiden Barack Obama.

Inilah beberapa hal yang menarik dari wawancara tersebut :

Dari wawancara tersebut Presiden Amerika Serikat sangat ingin berkunjung ke Indonesia. Tempat yang ingin dikunjungi Obama selama di Jakarta adalah, rumahnya yang terletak di kawasan Menteng Dalam Jakarta Pusat, SD Asisi, dan SD Besuki 01 Menteng.

Presiden Obama berujar masih bisa sedikit berbahasa Indonesia. Benar saja, ketika Putra Nababan mengajukan beberapa pertanyaan dalam Bahasa Indonesia, Barak Obama cukup lugas menjawab dengan Bahasa Indonesia.
Dijelaskan oleh Obama, pada bulan Juni nanti, bertepatan denga liburan sekolah kedua putrinya, Obama akan mengajak anak dan istrinya ke Indonesia.

“Anak-anak dan istri saya harus tahu dan melihat secara langsung betapa hebatnya Indonesia. Indonesia hebat karena memiliki budaya yang beragam tetapi mereka bisa saling menghargai dan menghormati satu sama lain.”




Barak Obama mengakui bahwa cara pandang bangsa Indonesia pada umumnya yang selalu berpikir tenang dan tidak emosional dalam menghadapi suatu persoalan telah menjadi bagian dari pribadinya setelah dewasa kini.

“Pengalaman berharga saya dengan masyarakat Indonesia di Jakarta pada waktu saya masih kecil telah menjadikan saya sebagai pribadi yang tenang. Ya, orang Indonesia ramah dan sangat tenang dalam menghadapi kehidupannya.”

“Saya ingin sekali melihat rumah lama saya di Menteng Dalam, SD Asisi, dan SD Besuki 01 Menteng,” kata Obama saat diwawancarai Putra Nababan.

Seingat Obama, waktu masih tinggal di Kawasan Menteng Dalam, semua kehidupan di sekelilingnya mengalir begitu tenang, damai dan tentram. Tak ada hiruk pikuk atau kemacetan kendaraan yang lewat di jalan raya.

“Kendaraan yang mendominiasi jalan kota Jakata pada tahun 1967 adalah becak,” kenang Obama.
Dulu di Jakarta Obama sering naik becak bersama mendiang Ibunya Ann Dunham dan ayah tirinya Lolo Soetoro.
Rumah Obama terletak persis di belakang SD Asisi yaitu di Jalan H Ramli. Di rumah tersebut tinggal pula adik tirinya, Maya Soetoro.

Obama memang luar biasa, manusia biasa yang tak menghapus memori masa kecilnya yang bersahaja, indah bersama teman bermain, teman sekolah, guru-guru, tetangga, teman main bola, teman main sepeda, dan para kerabat ayah tirinya yaitu keluarga besar Soetoro, trah Martodihardjo Jayeng Prawiran yang berasal dari Jogja.

Obama semasa kecil selama di Jakarta dulu ternyata menggemari makanan pinggir jalan. Obama suka adalah sate, bakso, dan nasi goreng.

“Saya ingat sekali sewaktu masih di Jakarta. Kalau malam hari di depan rumah pasti lewat tukang sate ayam yang sedang menjajakan dagangannya dengan berteriak, SATEEE! Hm saya suka sate. Saya suka makanan pinggir jalan.”

“Itu malam hari. Tapi kalau siang hari yang terdengar adalah suara mangkok yang dipukul sendok. Itu tandanya tukang bakso lewat,” tambahnya.

Nah, begitu indah dan membekasnya kenangan Obama terhadap Indonesia.

Sangat menyentuh. Sungguh, Obama masih tetap seperti dulu sederhana dan bersahaja.
Pada kesempatan tersebut Obama juga menyampaikan salam dan sekaligus permintaan maafnya terhadap salah seorang temannya di Menteng Dalam.

Obama bercerita, pada saat berboncengan naik sepeda di depan rumahnya, temannya itu terjatuh. Kecelakaan kecil itu bisa terjadi karena keduanya bercanda dengan saling menggelitik. Akibatnya, tangan teman Obama tersebut patah. Namun Obama lega karena kini dia mendapat kabar bahwa teman bermainnya tersebut sehat-sehat saja.
“Saya lega, karena teman bermain saya itu sudah sehat kembali. Putra, Sampaikan salam saya pada teman bermain saya itu. Sampaikan maaf atas keusilan saya pada saat saya masih kecil dulu,” kata Barack Obama bersungguh-sungguh.

Begitulah Obama, walaupun dia sudah menjadi orang nomor satu dan orang penting di Amerika Serikat, dia tetap tak pernah melupakan siapa pun yang pernah mengisi hari-hari indahnya di masa lalu. Terutama teman-teman sepermainannya di Jakarta.

Selain Jakarta, Obama mengungkapkan ingin mengajak anak istrinya ke Yogyakarta untuk melihat candi Borobudhur dan ke Bali.

Ya itulah kesan dari wawancara yang disampaikan Obama, Anak Menteng yang kini menjadi Presiden sebuah negara besar. Sebuah kebesaran jiwa tanpa meninggalkan sejarah.

Tips Menggunakan Kartu Kredit

Kartu kredit mungkin sudah menjadi bagian dari Kita yang hidup di daerah perkotaan. Kartu kredit memang dapat memudahkan aktivitas, namun bila digunakan membabi buta dan tidak bijaksana, maka muncullah dampak buruknya, yaitu menjerat si pemakai dengan utang yang terus menumpuk dan pada saatnya akan menggangu aktivitas serta kenyamanan hidupnya.

Untuk menghindari dampak buruk tersebut, maka kartu krerdit harus ‘dimanajemeni’dengan benar. Ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam menggunakan kartu kredit, antara lain sebagai berikut :

Bayarlah Sejumlah Yang Anda Gunakan
Setelah Anda menggunakannya untuk bertransaksi dengan sejumlah nominal tertentu, maka sebaiknya Anda juga harus membayar kartu kredit dengan jumlah nominal yang sama untuk transaksi itu. Lakukanlah pembayaran pada jeda waktu bebas bunga yakni antara tanggal transaksi dengan waktu sebelum tagihan kartu kredit dicetak. Pada saat jeda waktu tersebut bunga kartu kredit belum dihitung dan bila Anda membayar lunas sebelum tagihan kartu kredit dicetak maka tidak dikenakan bunga sama sekali.
Beberapa keuntungan bila pemegang kartu kredit melakukan hal ini, antara lain, bunga masih belum dihitung alias nol, masih dapat discount bila ada discount belanja, pengumpulan poin tetap diperhitungkan untuk mendapatkan hadiah atau bonus. Namun saat ini telitilah kembali cara pembayaran ini karena beberapa kartu kredit telah mengenakan bunga sejak tanggal transaksi, tanyakan kepada customer service kartu kredit tersebut bagaimana mereka mengenakan bunga. Kalau mungkin pilihlah kartu kredit yang mempunyai jeda waktu bebas bunga.

Jangan Membawa Terlalu Banyak Kartu Kredit.
Bila Anda mempunyai banyak kartu kredit, pilihkah yang benar-benar menguntungkan atau tidak memberatkan Anda. Karena semakin banyak kartu kredit bila tidak dimanajemeni dengan baik akan membuat Anda mudah masuk lingkaran utang yang berbelit. Oleh karena itu, sebaiknya batasi kartu kredit dalam dompet atau yang lebih tenang adalah miliki kartu kredit sesuai dengan kemampuan financial Anda.


Membayar Tepat Waktu
Bayarlah tepat waktu. Bila Anda terlambat tidak hanya akan dikenakan denda karena terlambat membayar, tetapi juga terkena bunga yang terus naik. Kalau Anda sering lupa jatuh tempo pembayaran, sebaiknya ikutlah online banking atau pay over the phone.

Hindari Overlimit
Pakailah kartu kredit seefisien mungkin, karena penyalahgunaan pemakaian akan dapat menjerat si pemakai dalam lingkaran setan utang. Monitor pemakaian Anda, hindari kelebihan pemaiakan atau overlimit. Bila hal ini terjadi, maka denda akan akan memperberat tagihan Anda.

Hindari Pengambilan Cash Advance (dana tunai)
Pengambilan tunai biasanya diikuti dengan pengenaan interest rate yang lebih tinggi daripada bunga purchase atau pembelanjaan (sekitar 4%), plus service fee-nya, sekitar Rp 40.000 sekali transaksi. Pikir lagi, masa ambil uang saja harus bayar Rp 40.000.


Semoga bermanfaat dan selamat menikmati kartu kredit….

Program Komputer Khusus Bagi Tunanetra

Ada kabar gembira bagi rekan-rekan yang bermasalah dengan penglihatan, karena BPPT sedang mengembangkan program komputer bagi tunanetra yang mampu membantu mengakses informasi selayaknya manusia normal.

Program ini diperkirakan akan selesai tahun 2010, hal ini diungkapkan Koordinator Pusat Sumber Daya Opensource Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Oskar Riandi seusai Pembukaan Pelatihan Komputer Bicara untuk Tunanetra di Jakarta, pada hari Senin 8 Maret 2010.

Program tersebut adalah program Memdengar (Membaca dan Mendengar) berupa pembaca dokumen (dokument reader).

Caranya, dokumen seperti buku hingga brosur dipindai (di-scan) dialihkan menjadi suatu teks di komputer menggunakan teknologi Optical Character Recognition (OCR) dan kemudian diterjemahkan dalam bentuk suara dengan teknologi screen reader.

"Ada fungsi tambahan linux dengan lisan untuk konfirmasi di mana komputer selalu mengatakan apa yang sedang dikerjakan si tunanetra, sehingga dia tahu apa yang sedang dilakukannya di layar komputer," kata Oskar.

Menurut dia, apa yang dikembangkan BPPT akan jauh lebih baik dibanding program yang saat ini digunakan oleh para tunanetra dalam mengakses komputer dan internet yakni program JAWS (Job Access With Speech) for Windows, suatu perangkat lunak Screen Reader dari AS.

"Program JAWS ini mahal, sampai 1.200 dollar AS untuk dua unit komputer, sementara program yang kami buat dibangun dengan opensource dan bisa diperoleh gratis," katanya.

Keunggulan dari apa yang dikembangkan BPPT, ujarnya, selain menggunakan bahasa Indonesia, juga menggunakan teknologi penterjemahan dari suara menjadi teks, sehingga tunanetra bisa berbicara melalui mikrofon ke komputer untuk diterjemahkan ke dalam perintah dan teks.

Keakuratannya kini mencapai 93 persen, sudah meningkat dibanding pertama kali mulai dilakukan riset.

Dikatakan Oskar, teknologi bahasa dalam teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang merupakan prioritas nasional itu yakni speech recognition atau pengenal lisan, yang mengubah dari suara menjadi teks.

Sintesa suara yang mengubah teks menjadi suara, dan mesin penterjemah yang menterjemahkan bahasa Indonesia ke berbagai bahasa asing secara lisan maupun tertulis.

Sementara itu, Ketua Umum Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni), Didik Tarsidi, mengatakan, teknologi terkini telah membuat orang tunanetra menjadi seperti orang yang tidak buta. "Dengan teknologi, tunanetra sekarang bisa mendapat akses internet dan informasi tak terbatas seperti layaknya orang yang melek," katanya.

OK, selamat buat para rekan tunanetra yang tidak lama lagi akan dapat menikmati komputer layaknya rekan-rekan pada umumnya.
Maju terus Indonesia…


Perilaku Konsumen Kartu Kredit

Sebagian orang, atau mungkin Anda sekarang ini telah memiliki 4 kartu kredit atau bahkan lebih. Luar biasa, karena tidak semua orang mampu mendapatkan kartu kredit sebanyak itu. Tentu dibutuhkan manajemen yang ekstra untuk mengatur atau mengelola pembayarannya. Waktu jatuh tempo yang berbeda-beda terkadang membuat lupa untuk membayar dan tak terasa tagihan berikutnya sudah dibebani denda keterlambatan. Apalagi kalau kejadian ini acapkali terjadi, maka tak pelak tiap bulan Kita ‘membayar kelupaan tersebut’, bisa jadi cukup besar untuk ongkos lupa yang harusnya tak perlu terjadi. Kalau dompet tebal mungkin nggak apa-apa, tapi kalau tambal sulam sana-sini, wah … pecah juga kepala rasanya.

Nah kontrol atau pengelolaan yang kurang baik dari pemegang kartu kredit dapat disebabkan beberapa hal, antara lain :
  • Perilaku konsumtif dari konsumen kartu kredit hingga kartu kredit jadi sumber pemenuhan nafsu belanja yang berlebihan, lupa kalau uang sendiri sudah ‘bolong’.
  • Mempunyai jumlah kartu kredit berlebihan, hingga melebihi dari pendapatan atau kemampuan financial yang ideal.
  • Belum memahami biaya-biaya yang akan timbul
  • Pemegang kartu kredit memaksakan persyaratan yang semestinya belum sesuai, akan tetapi tetap berhasrat ingin punya ‘kartu utang’ ini.


Penggunaan yang ideal atau positif dari kartu kredit

Kartu kredit merupakan salah satu alat pembayaran, jadi digunakan dengan posisitf tentu hasilnya positif, begitu pula sebaliknya.
Penggunaan kartu kredit secara bijak, akan menguntungkan penggunanya, bahkan pihak lain pun ikut menikmati keuntungan, seperti bank selaku penerbit kartu kredit, merchant dan pemegang kartu kredit.

Bagi konsumen atau pengguna kartu kredit, kartu kredit dapat dimanfaatkan untuk membantu pembayaran yang bersifat urgent atau insidentil. Pembayarannyapun dapat dilakukan lebih praktis dan aman bila dibandingkan dengan membawa segepok uang tunai untuk berbelanja. Dapat pula dimanfaatkan untuk berbelanja dengan harga diskon jika ada penawaran khusus dari bank penerbit kartu kredit.

Pihak bank akan memperoleh charges sebesar 2% - 3% dari merchant, selain annual membership dan bunga jika pemegang kartu kredit hanya membayar minimal pembayaran, biasanya sebesar 10% dari jumlah tagihan, dan juga untuk menambah jumlah nasabah potensial bank dan sebagai salah satu bentuk layanan perbankan kepada nasabah, dari pihak merchant agar jumlah customer yang berbelanja dan omset penjualan semakin meningkat.

Nah gunakanlah kartu kredit sebagaimana mestinya sesuai kebutuhan Anda dan sebaiknya tidak menggunakan kartu kredit untuk memenuhi keinginan Anda

Sedikit Seluk Beluk Kartu Kredit

Mungkin Anda menginginkan kartu kredit, namun sudah tahukah Anda jenis kartu kredit? Dan jenis manakah yang sesuai dengan kemampuan Anda? Untuk itu ada baiknya memahami jenis kartu kredit, limit kredit, biaya-biaya dan berbagai feature yang menyertainya.

A. Jenis Kartu Kredit.
Kartu Silver, Kartu Gold, Kartu Platinum, Kartu Titanium, Kartu Cicilan.

B. Limit Kredit dan Annual Fee
  • Kartu Silver, Kartu Classic, Kartu Biru, dll
  • Kisaran limit kredit : Rp. 3 juta – 7 juta
  • Kisaran annual fee : 125 – 150 rb / Tahun
  • Kartu Gold, Kartu Primeir
  • Kisaran limit kredit: Rp. 5 juta – 20 juta
  • Kisaran annual fee: 250 – 300 rb / Tahun
  • Kartu Platinum, Kartu Titanium
  • Kisaran limit kredit: Rp. 20 juta – 100 juta
  • Kisaran annual fee : 500 – 600 rb / Tahun
  • Kartu Cicilan, Kartu Smart Shooping, Kartu Choice, Kartu Clear Card, dll
  • Kisaran limit kredit: Rp 5 juta – 8 juta
  • Kisaran annual fee: 125 – 200 rb / Tahun

C. Biaya-biaya Kartu Kredit
Biaya– biaya yang menyertai kartu kredit pada umumnya sebagai berikut :
  • Annual fee / biaya tahunan.
  • Cash Advance fee / biaya tarik tinai.
  • Late payment fee / biaya keterlambatan.
  • Over limit fee / biaya melebihi batas kredit.
  • Card replacement fee / biaya penggantian kartu.
  • Returned Cheque Fee / biaya penolakan cek
  • Unsuccessful Auto debit Fee / biaya penolakan auto debit.
  • Sales Slip / biaya sales slip.
  • Statement reprint fee / biaya pencetakan ulang tagihan.
  • Transfer fee / biaya transfer.


D. Feature kartu kredit.
Adalah fasilitas atau layanan yang melekat pada jenis kartu kredit, pada umumnya feature yang diberikan adalah :

  • Jaringan transaksi seluruh dunia.
  • Jaringan ATM seluruh dunia.
  • Pelayanan costumer service 24 jam.
Product feature :
  • Dapat ditunaikan dengan persyaratan tertentu.
  • Setiap transaksi mendapat point.
  • Bisa men-take over tagihan kartu kredit dari bank lain.
  • Suku bunga transaksi retail ataupun cash advance.
  • Dapat melakukan transaksi dengan angsuran tetap.
  • Meng-cover tagihan listrik PAM, telephone, TV kabel dan lain – lain.
  • Fasilitas memanfaatkan Airport Lounge secara gratis.
  • Asuransi 
  • Dan lain–lain

Nah mudah-mudahan bermanfaat dan tidak salah memilih kartu kredit.

Artikel Manajemen Terbaru:

Related Posts with Thumbnails

Free From Artikel Manajemen:

Bidang Marketing:
*Ebook Marketing, "Relationship Marketing Strategy."
Download di sini.


*Jurnal Perilaku Konsumen, Faktor-Faktor Kepuasan Pelanggan dan Loyalitas Pelanggan: Studi Kasus pada CV. Sarana Media Advertising Surabaya.

Download di sini


*Jurnal Perilaku Konsumen, “The Theory of Planned Behavior and Internet Purchasing.”

Download di sini


*Jurnal Perilaku Konsumen, “The Effect of Corporate Image in the Formation of Customer Loyalty.”

(NEW) Tersedia di sini




Bidang Keuangan:

*Buletin Ekonomi Moneter Dan Perbankan - Vol. 11 No.3, Januari 2009 - Bank Indonesia
Download di sini.


*Materi Presentasi Pre-Marketing ORI006
Download di sini


*Materi Seminar Prospek Investasi Di Pasar Modal Tahun 2009
Download di sini


*Booklet Perbankan Indonesia Edisi Tahun 2009
Download di sini


*Jurnal Keuangan, "Analisis Pengaruh Rasio Likuiditas, Leverage, Aktivitas, dan Profitabilitas Terhadap Return Saham"

Download di sini

*Buku Panduan Indeks Harga Saham BEI

Download di sini




Bidang Sumber Daya Manusia:

Jurnal Sumber Daya Manusia, “Four Factors of Transformational Leadership Behaviour."

Download di sini

*Jurnal Sumber Daya Manusia, “Work Environment Effects on Labor Productivity : An Intervention Study in a Storage Building"

Download di sini

*Ebook, "What Type Are You ?"

Download di sini



Info Beasiswa:
Brosur Beasiswa Pembangunan Australia (ADS)
Beasiswa Unggulan Diknas

Link Blog Artikel Marketing: